Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Laksanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Dihadiri Ribuan Jama'ah -->

Iklan Semua Halaman

Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Laksanakan Shalat Idul Fitri di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Dihadiri Ribuan Jama'ah

Kabar Investigasi
Selasa, 01 April 2025

 


Sumbawa Besar, NTB – Ribuan umat Muslim di Kabupaten Sumbawa memadati Lapangan Pahlawan Sumbawa Besar untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H pada Senin, 31 Maret 2025. Pelaksanaan Shalat Ied ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., bersama istri tercinta, Hj. Ida Fitriah, SE., selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa. Turut hadir Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, bersama istri tercinta, Dra. Hj. Sudarti, yang juga Ketua GOW Kabupaten Sumbawa.


Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa juga hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Kantor Kementerian Agama, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Camat, serta para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. 


Bertindak sebagai khatib dalam shalat Ied adalah Ustadz H. Ardi Suzami, S.E.I., M.M.Inov., sedangkan imam shalat dipimpin oleh Ustadz Drs. H. Abdullah SY. Dalam khutbahnya, khatib menyampaikan pesan tentang makna kemenangan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera.


Sementara itu, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah Ramadhan serta perayaan Idul Fitri tahun ini. "Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid, mengagungkan asma Allah sebagai wujud rasa syukur atas nikmat-Nya. Atas nama pribadi, keluarga, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa, saya mengucapkan: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa kariim. Semoga seluruh amal ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT," ujar Bupati.


Bupati juga menekankan bahwa Idul Fitri adalah momentum untuk kembali kepada fitrah, menyucikan hati, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah. "Idul Fitri tahun ini memiliki makna yang sangat istimewa bagi kami, karena ini adalah Idul Fitri pertama kami sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025. Kami menyadari bahwa amanah yang kami emban sangat besar, namun dengan kebersamaan dan do'a dari seluruh masyarakat, insya Allah setiap tantangan akan bisa kita hadapi bersama," tambahnya.


Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa selama bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah melakukan berbagai kegiatan, termasuk Safari Ramadhan di setiap kecamatan, untuk lebih memahami kebutuhan masyarakat dan menyerap aspirasi mereka. Dari kegiatan ini, pemerintah berkomitmen memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kebutuhan rakyat Sumbawa.


Dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, Bupati Sumbawa juga telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Gerakan Shalat Subuh Berjama’ah, sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan ibadah yang kuat di tengah masyarakat.

"Gerakan ini bukan hanya untuk Ramadhan, tetapi kita harapkan dapat menjadi kebiasaan sepanjang tahun. Shalat Subuh berjama’ah tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat," jelas Bupati.


Selain itu, Wakil Bupati Sumbawa juga telah menginisiasi Gerakan Bershadaqah, yang berjalan beriringan dengan Gerakan Shalat Subuh Berjama’ah, guna membangun rasa kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama. "Mari kita jadikan shalat dan shadaqah sebagai bagian dari gaya hidup kita, agar keberkahan senantiasa melimpah di tanah Samawa yang kita cintai ini," ajak Bupati.


Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam membangun Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. Bupati juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikan kepala daerah, bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan gagasan dan rencana, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,tutupnya.


Agus